Sabtu, 09 Maret 2013

JAVA HEAT: This is My Case / And This is My Country



JAVA HEAT: This is My Case / And This is My Country

Itulah petikan dialog dari film yang kita bahas kali ini. Satu lagi, sebuah film Indonesia hasil dengan kolaborasi dengan pihak luar negeri, diberi judul yang dengan pilihan yang meng-Indonesia, Java Heat. Connor Allyn sang kreator kembali berkarya di tanah air, setelah sebelumnya sukses menghadirkan trilogi Merah Putih (2009, 2010, 2011) sebagai produser, dan sutradara pada seri kedua dan ketiga film tersebut. Film Java Heat sendiri dijadwalkan akan rilis tanggal 18 April 2013 di jaringan bioskop di Indonesia. Java Heat ditulis bersama Connor Allyn dan Rob Allyn.

Terlibat dalam film Java Heat ini bintang kaliber internasional, nominee Oscar tahun 2009 untuk kategori Best Performance by an Actor in a Leading Role dalam film The Wrestler, Mickey Rourke, dan salah satu bintang muda dalam film Twilight, Kellan Lutz. Aktor dan aktris tanah air sendiri menghadirkan deretan nama yang menjanjikan untuk memberikan performa terbaiknya mulai dari Ario Bayu, Atiqah Hasiholan, Rio Dewanto, Tio Pakusadewo, Mike Muliardo, Verdi Solaiman, Rahayu Saraswati, Rudy Wowor, Frans Tumbuan, Uli Auliani, dan Agung Udijana. Beberapa nama diantaranya sudah pernah bekerja sama sebelumnya dengan Connor Allyn dalam trilogi Merah Putih, Darah Garuda & Hati Merdeka beberapa tahun lalu. Di situs IMDb, film ini sudah tertera di tautan ini Java Heat (2013).

Seperti apa keseruan film ini? Dalam keterangannya pada unggahan trailer internasional film Java Heat di kanal YouTube milik Connor Allyn, film ini digadangkan menjadi the next big action movie to come out of Indonesia after The Raid! Tagline yang sangat menarik, mengingat The Raid sendiri adalah fenomena internasional bagi perfilman Indonesia di tahun 2012. Film ini akan mengangkat tema dan latar teroris, keningratan dan kepolisian. Penulis sendiri tertarik menunggu aksi para aktor aktris asal Indonesia. Bagaimana dengan anda? Kita tunggu, Java Heat SEGERA! (MHF)




LAURA BASUKI Sebagai Pengusaha Sukses di MADRE


LAURA BASUKI Sebagai Pengusaha Sukses di MADRE

Mei, seorang pengusaha roti yang sukses, dan memang mempunyai passion sepenuh hati dengan roti, termasuk dengan roti klasik. Salah satu kenangan terindahnya di masa kecil adalah, saat membeli roti  bersama sang ayah di toko roti klasik, Tan De Bakker. Hingga akhirnya ia mendengar bahwa ada kesempatan untuk memiliki Madre, biang roti yang lezat tiada tara tersebut. Itulah sepenggal latar belakang karakter wanita aktif dan optimis yang diceritakan dalam novelet Madre karya penulis Dewi DEE Lestari, yang akan segera difilmkan dan disajikan di layar bioskop dan peran ini dihidupkan lewat kepiawaian akting Laura Basuki. Uniknya, di linimasa twitter, anda juga dapat mengenal sosok Mei lewat akun, @MeiFairyBread.

Aktris peraih Piala Citra sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik FFI 2010 lewat perannya di film 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta ini sebelumnya juga sudah membintangi film Republik Twitter (2012), Di Timur Matahari (2012) dan memulai debutnya lewat film Gara-Gara Bola (2008). Kehadiran Laura Basuki di film Madre ini memberikan suatu warna yang kuat dan berkarakter dalam perannya sebagai Mei, seseorang yang sangat menginginkan Madre, tapi juga memberikan ruang bagi sang pewaris untuk dapat "menghidupkan kembali" Madre, dan mengalami pergolakan hati dengan sang pemilik madre, Tansen, yang diperankan oleh Vino G. Bastian. Ingin berdialog langsung dengan Laura Basuki? Anda dapat tujukan ke akun resmi twitternya di @LauraBas.

Bagaimana tafsir Laura Basuki dalam menghidupkan karakter Mei, akan segera bisa anda saksikan dalam @MadreTheMovie, di bioskop mulai tanggal 28 Maret 2013. Secuplik aktivitasnya di balik layar dapat anda saksikan melalui video di bawah ini! (MHF)


Cari Film Indonesia

Website Resmi OfficialfilmIndonesia.com